Kakak Berjas Dan Berkaki Panjang


Entah mimpi apa Aku semalam ,hari yang sangat menyenangkan mungkin lebih dari menyenangkan lagi bagiku itu kata hatiku.
Tiba-tiba saja seorang pria datang menghampiri kelas ku, ku lihat dari jauh orang itu sempat ia keluar dan masuk kembali tapi masih sisi belakang pria itu yang ku lihat .
“siapa orang itu semuanya bertanya”
“tidak tahu juga ,tapi kelihatannya tampan ..haahaha “, semuanya tertawa
Lariii.. sebelum dia keluar lagi ..
Tiba di depan pintu, aku tak tau harus bilang apa melihat pria itu. Seketika ku tarik nafasku dalam-dalam. Ya tuhan orang ini tampan sekali dan bukan cuma aku yang berpikiran seperti itu ternyata aku dan semua teman perempuan di kelas ku sontak tesenyum kecil seperti melihat hal yang luar biasa di depan mata mereka  semuanya hening  hanya ada sedikit nada kecil dari bibir-bibir siswi di kelas ku .
Semuanya duduk rapi di tempatnya masing-masing sedangkan aku rasanya tidak rela harus duduk di belakang . Tapi mau diapa lagi sudah nasib.. Huft ..-_-“ ..
“Selamat Siang adik-adik”, kata pria itu
“siang kak”, semuanya menjawab dengan memandang sosok pria itu
“Kakak dari Prisma Profesional Surabaya datang untuk mengundang adik-adik ikut dalam seminar yang di adakan oleh Prisma Profesional Surabaya”
Sementara pria itu berbicara, semua teman-temanku ku lihat sedang asik menatap wajah rupawan itu. Termasuk juga aku tidak sedikitpun ku alihkan untuk melihat pria itu. Pria itu sangat berwibawa dengan pakaian jasnya dia terlihat bersih  tinggi semampai, bagiku dia itu perfect mungkin orang bilang tidak ada yang sempurna di dunia ini tapi kenyataannya dia memang terlihat sempurna. Cara dia berbicara membuat semuanya pendengarnya di guncang. termasuk aku. Sejak Saat itu ku panggil Ia kakak berjas dan berkaki panjang.
Kemudian, ku lihat dia lagi mengusap keringatnya dari sisi manapun ia dia terlihat tak kurang apapun justru sebaliknya. Setelah itu dia membagikan kami undangan tetapi harus tanda tangan terlebih dahulu dan mencantumkan nomor handphone. Aku maju dan berdiri di samping kakak itu. Harummm.......!! banget parfumnya. Ya allah baru kali ini aku lihat pria seperti ini, dia tipe ku banget. Aku berdecak kagum pada kakak itu sayangnya aku dan kakak itu seperti jari telunjuk dan jempol, tingginya beda banget.
“Kak bagaimana kalau ngga bisa datang ?”, suara temanku
“harus datang dong , kasihan akunya kalau ngga datang” , kakak berjas
Aku yang di sampinnya langsung tertawa begitu saja mendengar ucapan kakak berjas itu. Ternyata dia orangnya juga suka bercanda dan lagi-lagi senyumnya mengalihkan semuanya.
Dan yang paling di tunggu-tunggu akhirnya dia menuliskan no Hpnya di papan tulis beserta namanya , dia itu bernama Aditya, lagi-lagi dia bercanda nama lengkapnya itu Rizky Aditya .. ahaha Mirip sih.
***
Hari-hariku mulai di penuhi oleh wajah kakak berjas itu, Tuhan dia itu tipe ku banget, aku selalu berharap untuk mendapatkan orang seperti dia, aku yakin di dunia ini tak seorangpun yang tak ingin berharap seperti itu.
Satu hari lagi acara itu akan mulai , tapi rasanya itu terlalu lama aku ingin sekali bertemu dengan orang itu lagi. Ku lihat Hpku dan ternyata ada sebuah nomer di inbox ku yang ku kenali, hah teryata kakak berjas. Senengnya di sms dari kakak berjas, karena aku ngga balas, dia sms aku lagi akhirnya aku balas
“iya kak aku pasti datang mudah-mudahan ibu juga mau nemenin”,
“beneran datang ya ntar aku sambut di depan gedung” balasan kakak itu,
Senengnya hatiku..
***
Akhirnya tiba juga waktunya, hari ini adalah acara dari seminar itu. Aku ngga konsen belajar diskolah, bahkan aku dan temanku sengaja sms kak Aditya sengaja mau tau aja apa dia balas atau ngga. Yah ternyata di balas juga.. ahahaha aku tertawa dengan teman ku yang namanya itu Hardiani, dia juga fans sama orang itu.
Malam harinya aku berangkat juga bersamaan dengan ibu, (padahal selama ini aku trauma bawa kendaraan motor tapi semuanya demi melihat kakak berjas) akhirnya aku bisa melihat kakak itu lagi . walaupun mungkin ini terakhir kalinya tapi tak apalah.
Sesampainya aku di tempat acara , ramai banget aku bertemu dengan teman-teman ku di SMP dulu. Hanya satu pertanyaanku pada mereka, "siapa yang kamu suka ? " ada yang bilang kak Aditya ,haha sama dong. Ternyata banyak juga yang fans sama dia, kenapa tidak dia memang beda dengan pria lain yang pernah mereka lihat dan kenal.
Aku juga ketemu dengan mantanku, aduh kenapa bahas dia. Ya udah lanjut , aku melangkahkan kaki ku memasuki gedung. Saat ku lihat, betul kakak berjas menyambutku memberikanku makanan dan menyuruhku absen dia bilang gini ke aku,
“Panas yah”
“iya kak panas banget”, sambil tertawa aku bilang kepadanya
“kamu yang duduk di bangku tiga itukan”
Huaaa, aku tertwa dan mengatakan “iya kak” yee dia mengenaliku. Dia memang menepati janjinya.
***
Acara dimulai aku terus saja mencari wajah kakak berjas, hari ini dia terlhat lebih tampan lagi mengenakan jas berwarna abu-abu, aku yakin semua yang belum lihat dia pasti terkesima mungkin termasuk ibu-ibu dan wali yang menemani anaknya.
"Assalamualaikum wr. wb. dan selamat malam" kak Aditya
"waalaikum salam dan seamat malam" jawab peserta seminar,
Ya ampun lagi-lagi kak aditya yang jadi moderatornya, beneran aku terkesima melihatnya, suaranya gimana gitu. sayang aku duduk dipaling belakang padahal niatnya ingin di depan biar puas lihat kakak berjas dan berkaki panjang. 
Akhirnya direktur dari prisma Bapak Josef dia juga tampan tapi jauh dari kak Aditya. Beneran orang-orang prisma itu karismanya terlihat. Terlintasdi benakku untuk bergabung dengan prisma. 
Singkat cerita, tiba di penghujung acara setelah seminar tersebut Prisma membuka pendaftaran bagi siswa yang ingin mendaftar di Prisma dan hanya di buka dalam waktu 15 menit dan hanya untuk lima belas bangku dari kota Palopo. Karena tak ingin melewatkan kesempatan aku maju ke depan untuk mendaftar. Betapa senangnya aku di depan yang melayani aku adalah kak Aditya di situ aku bicara dengan kak Aditya mengenai Prisma, dia beneran enak di ajak ngomong penampilannya seperti pejabat muda. Mungkin dia sudah mengenali wajahku. Oh tidaak ... !! ada satu orang juga yang mengajak ku bicara katanya dia yang akan menguji ketika aku di Surabaya nanti. Tapi aku hanya sesekali melihat dan menjawabnya karena aku cuma mau dengan kakak berjas .
Akhirnya selesai juga acara, aku pulang bersama ibu. Tapi sesampainya aku di rumah ibu menyuruhku untuk mempertimbangkan keputusanku memilih Prisma sebagai lanjutan dari sekolah ku nanti. Aku cuma bersama ibu membicarakan soal biaya, dari situ aku mulai bingung dan aku coba sms kak Aditya tapi tak di balas olehnya. Kakak berjas kemana ya ? kenapa tak di balas juga.
Apa yang tak ku inginkan datang menghampiriku kini aku kebingungan. Apakah aku jadi atau tidak karena soal biaya. Hp-ku bergetar ku lihat nomor baru yang tak ku kenali menelfon ku. Kuangkat,
"halo selamat malam"
"iya halo selamat malam, ini siapa ?" kataku
"Ini kak Aditya, maaf smsnya ngga dibalas soalnya aku kehabisan pulsa tadi"
"oh iya kak ngga apapa ko',"
"gini kamu tadi sms masalah biaya, kenapa ?",
"gini kak mau nanya masalah biaya di Prisma dan seterusnya...
"............................................................................"
"oh iya kak terima kasih nanti aku pikir-pikir lagi"
"tunggu dulu nama kamu siapa ? aku belum tahu," tahan kakak
"(aku tersenyum) namaku Nopita kak"
"yang tadi datang sama ibukan, nopita besok datang aja di hotel tempat kakak terus kita bicara di lobi hotel kalo sudah tiba sms kakak aja"
"iya kak" jawabku
"iya baiklah aku tunggu ya Nopita, thank you", kakak berjas
"ok, welcome", seolah tak ingin pembicaraan itu berahir
"iya bye-bye Nopita"..
Aduh aku seneng banget di telepon dari kakak berjas, suaranya bagus banget. Mungkin aku paling beruntung di antara semua peserta (ngarep).
Setelah aku pikir-pikir aku terpaksa membatalkan pendaftaranku setelah mendengar apa yang di katakan kak Aditya tadi. Memang sih Prospeknya jelas di masa depan.
***
Pagi ini aku di janji untuk bertemu dengannya, di sekolah ketika aku datang yang ku pikir adalah bagaimana caranya untuk mengatakan padanya kalau aku batal. Sebentar lagi waktunya ia chek Out dari Hotel, karena asiknya memperhatikan pelajaran getaran Hp ku tak kurasakan saat ku lihat ternyata kak Aditya tadi menelponku.
Aku semakin kaku tuhan, di samping karena aku fans dengan dia aku juga ingin sekali bergabung. Tapi memang kembali pada semuanya setelah ku pikir-pikir. Aku terpaksa sms kakak berjas mengenai batalnya aku bergabung.
Mungkin aku hanya bisa mengenal kakak dan melihat kakak dalam beberapa hari dan jam saja. Tapi aku bangga melihat pria seperti dia, suatu saat ku inginmendapatkan kakak berjas dan berkaki panjang sepertnya. Amin !!

0 komentar:

Posting Komentar

KOMENTAR

Loading...
 
NS' Room Blogger Template by Ipietoon Blogger Template