KASIHMU SEPANJANG MASA

   Sembilan belas tahun lalu, seorang bayi terlahir dan mengubah status wanita ini menjadi seorang ibu. Seketika itu peran seorang isteri dan ibu ada di pundaknya. Dengan penuh kasih sayang merawat bayi itu hingga ia tumbuh dan berkembang menjadi seorang manusia yang mengerti akan baik buruk kehidupan.
  Iya, dia ibuku akulah bayi itu yang kini berusia 19 tahun. Aku sendiri ingat bagaimana dia membesarkan ku dengan rasa sabar. Aku tak bisa munafik, sering aku sekali membuat hati ibuku sendiri sedih. Dia benar-benar wanita yang tegar kadang aku tak sengaja membentaknya ketika aku tak bisa menahan emosi ku, tak bisa memenuhi kebutuhan ku. Tetapi dia tetap menyelipkan namaku dalam doanya agar aku menjadi orang yang sukses.
    Ibuku sendiri adalah seorang buruh jemur rumput laut yang harus melawan teriknya sinar matahari yang menembus punggungnya setiap hari. Dengan cara inilah iya membesarkan ku sampai sekarang ini. Kini wanita itu kulitnya mulai keriput, badannya kurus, rambutnya yang dulu hitam kini mulai memutih. Aku pun sadar telah banyak salah kepada ibuku. Aku sadar betapa besar pengorbanan ibuku di luar sana, aku bangga memiliki ibu sepertinya. Aku berdoa kepada Allah agar ibuku di berikan umur panjang kelak aku membahagiakan dengan pengorbanan seperti yang telah dilakukannya walaupun tak akan pernah sebanding.
    Satu persatu keinginan ku membahagiakan mu telah tercapai bu, maafkan kesalahan anakmu selama ini. Terima kasih atas pengorbanan dan kasihmu sepanjang masa untuk ku. Hanya doa yang ku pinta dari mu bu.
SELAMAT HARI IBU :")

Jika Dari Awal Aku Tak Mengenalmu

   Akhirnya, aku sampai di tahap ini. Posisi yang sebenarnya tak pernah kubayangkan. Aku terhempas begitu jauh dan jatuh terlalu dalam. Kukira langkahku sudah benar. Kupikir anggapanku adalah segalanya. Aku salah, menyerah adalah jawaban yang kupilih; meskipun sebenarnya aku masih ingin memperjuangkan kamu.
   Aku terpaksa berhenti karena tugasku untuk mencintaimu kini telah menjadi tugas barunya. Hari-hariku yang tiba-tiba kosong dan berbeda ternyata cukup membawa rasa tertekan. Mungkin, ini berlebihan. Tentu saja kaupikir ini sangat berlebihan karena kamu tak ada dalam posisiku, kamu tak merasakan sesaknya jadi aku
   Jika aku punya kemampuan membaca matamu dan mengerti isi otakmu, mungkin aku tak akan mempertahankan kamu sejauh ini. Jika aku cukup cerdas menilai bahwa perhatianmu bukanlah hal yang terlalu spesial, mungkin sudah dari dulu kita tak saling kenal. Aku terburu-buru mengartikan segala perhatian dan ucapanmu adalah wujud terselubung dari cinta. Bukankah ketika jatuh cinta, setiap orang selalu menganggap segala hal yang biasa terasa begitu spesial dan manis? Aku pernah merasakan fase itu. Aku juga manusia biasa. Kuharap kamu memahami dan menyadari. Aku berhak merasa bahagia karena membaca pesan singkatmu disela-sela dingin malamku. Aku boleh tersenyum karena detak jantungku tak beraturan.
   Aku mencintaimu. Sungguh. Mengetahui kautak memilihku adalah hal paling sulit yang bisa kumengerti. Aku masih belum mengerti. Mengapa semua berakhir sesakit ini? Aku sudah berusaha semampuku, menjunjung tinggi kamu sebisaku, tapi di mana perasaanmu? Tatapanmu dingin, sikapmu dingin, dan aku dilarang menuntut ini itu. Aku hanya temanmu. Hanya temanmu. Temanmu! Jika kauingin tahu, aku kesesakan dalam status yang menyedihkan itu. Aku terkatung-katung sendirian. Meminum asam dan garam, membiarkan kamu meneguk hal-hal manis. Begitu banyak yang kulakukan, mengapa matamu masih belum terbuka dan hatimu masih tertutup ragu?
   Sejak dulu, harusnya tak perlu kuperhatikan kamu sedetail itu. Sejak tahu kehadiranmu, harusnya aku tak menggubris. Aku terlalu penasaran, terlalu mengikuti rasa keingintahuanku. Jika dari awal aku tak mengenalmu, mungkin aku tak akan tahu rasanya meluruhkan air mata di pipi. 
   Iya. Aku bodoh. Puas? Semua berlalu dan semua cerita harus punya akhir. Ini bukan akhir yang kupilih. Seandainya aku bisa memilih cerita akhir, aku hanya ingin mendekapmu, sehingga kautahu; di sini aku selalu bergetar ketika mendoakanmu.

Thanks a lot kak Dwitasari :')

Ketika Aku Mulai Memahamimu

   Awalnya, ini hanya perasaan kagum yang begitu ku pedulikan, tapi ternyata aku salah. Perasaan ini berkembang menjadi rasa takut yang kuhindari. Aku mulai menyayangimu tanpa sepengetahuanmu. Semua berjalan seperti biasa dan aku semakin menikmati kedekatan kita yang entah harus diberi nama dengan status apa.
   Aku tak pernah takut saat mencintaimu. Layaknya air laut yang mengikuti lekuk gelombang, seperti itulah aku membiarkan rasa cintaku terus mengalir tanpa kendali. Percakapan yang kau selipkan dalam social media itu menyeretku dalam perasaan yang dulu sangat ingin ku hindari; cinta. Kamu membuka mataku dengan tindakan mu yang ajaib, sampai-sampai aku tak lagi paham alasan yang harus kujelaskan; mengapa aku bisa begitu menggilaimu.
   Cinta ini sangat tulus. Sungguh. Tak ada penuntutan yang kulakukan, aku juga tak mengganggumu, dan aku juga tak meminta status dan kejelasan. Aku tak seberani itukan ? kamu mengetahuiku juga mengenalku, tak mungkin jika kau tak menyadari ada perasaan berbeda dalam hatiku. Aku bisa menebak matamu, ketika kamu bercerita tentang dunia yang ingin kau singgahi, saat kau membawaku ke dalam dunia ceritamu yang sudah mulai kupahami. Aku berusaha memahami kemisteriusanmu.
   Aku merasa sudah mulai memahamimu. Aku merasa punya kesempatan untuk sedikit mencicipi hidup menyenangkan bersamamu. Aku sanggup mengisi hari-harimu dengan kebahagiaan baru. Tapi, ternyata kita tidak sejalan. Perhatian yang kusediakan khusus untukmu seakan menguap tak berbekas. Rasa cinta yang kuperjuangkan dengan sangat demimu seolah-olah tak pernah mampir sedikit dalam  benakmu. Kau biarkan aku mengejar bayangan, sementara kenyataan sebenarnya entah kau sembunyikan dimana.
   Tidak mungkin kau tidak tahu bahwa aku mencintaimu. Tak mungkin kau tak memahami perhatian dan tindakanku. Tidak mungkin hatimu begitu buta untuk mengartikan segalanya yang kurasakan terhadapmu adalah cinta! apa hatimu sengaja kau kunci untukku ? apa matamu sengaja kau butakan agar tak membiarkan bayanganku menyentuh retinamu ?
   Langkah ku terus mencoba terus menggapaimu, jemariku merasa menggenggam tanganmu; namun, ternyata semua kosong. Kukira, percakapan kita adalah hal special bagimu. Ku sangka semua perlakuanmu adalah bukti bahwa kau menganggapku istimewa. Nyatanya, aku salah menafsirkan. Bagimu, aku bukan siapa-siapa dan tak berarti apa-apa.
   Aku tak bisa menahanmu pergi. Bahkan, kau memilih habiskan kebahagiaanmu bersama yang lain, kemudian membiarkan aku sendirian. Tanpa mengucapkan pisah dan tanpa kau tahu sudah ada yang tumbuh diam-diam dihatiku; cinta.

   Ternyata, aku belum benar-benar memahamimu. Ternyata aku belum benar-benar mengenalmu. Ternyata, kamu yang kuperjuangkan dengan sangat mendalam; tak sehebat yang kubayangkan.

ALAM BENDA


Istilah dalam bahasa Inggris untuk alam benda adalah ‘still life’. Kata ini mengandung makna tentang menggambar secara langsung suatu benda diam yang sengaja disusun untuk keperluan itu. 

Alam benda dapat terdiri atas benda buatan manusia dan benda yang sudah terbentuk dari alam .Alam benda buatan manusia dapat berupa kendi ,piring,mangkuk,gelas,dan beranekaragam bentuk lainnya. Alam benda yang terdapat di alam seprti batu,batang kayu,air,dan juga awan.
Kegiatan menggambar alam benda sebagai subyek utama diketahui mulai sejak abad XIV. Sebelum itu gambar alam benda hanya sebagai pendukung dari sebuah tema utama lukisan. Ada beberapa kemampuan yang harus dikuasai dalam menggambar alam benda yaitu :

a.    Memilih dan menyusun benda yang akan digambar serta menentukan sudut pandang yang baik.
b.    Mengubah bentuk tiga dimensi ke atas bidang dua dimensi dengan garis dan unsur lainnya.
c.    Menjadikan ilusi tiga dimensi terhadap benda yang digambar dengan menerapkan prinsip perspektif, memberikan warna dan gelap terang.
d.    Mengubah karakter benda yang digambar misalnya karakter benda keras, lunak, dan liat.
 Apabila keempat syarat minimal ini dikuasai, niscaya menggambar alam benda dapat berhasil. Masalah pertama yang menjadi pertimbangan untuk menggambar alam benda adalah tentang jenis benda apa yang ingin digambar, karena pemilihan terhadap obyek yang digambar itu menentukan keberhasilannya. Ada dua macam obyek dalam menggambar alam benda, yakni obyek buatan manusia dan obyek alami.
Dalam mengubah wujud tiga dimensional menjadi gambar dua dimensional pengetahuan dan keterampilan tentang perspektif sangat membantu untuk menciptakan ilusi keruangan. Selain itu, kemampuan membuat skala dari ukuran sebenarnya menjadi lebih kecil atau lebih besar adalah hal penting. Biasanya menggambar alam benda jarang menerapkan ukuran yang lebih besar dari obyek aslinya, paling besar sama dengan ukuran sebenarnya (life size). Menggambar alam benda yang ukurannya lebih kecil dan disesuaikan dengan ukuran kertas, pengukuran skalanya dapat dilakukan dengan teknik yang sangat sederhana tetapi efektif.
Dengan hanya menggunakan batang pensil, tangan direntangkan lurus ke depan dan pensil dipegang tegak lurus diarahkan kepada benda yang digambar, mata dipicingkan lalu ibu jari digunakan untuk menandai ukuran benda yang digambar pada batang pensil itu kemudian digunakan sebagai skala gambar pada kertas gambar.
Dalam pemberian warna dan gelap terang diperlukan ketajaman penglihatan. Seperti halnya mengukur obyek, untuk memberi kesan gelap terang pandangan mata kita harus difokuskan pula dengan memicingkan- Dalam pemberian warna dan gelap terang diperlukan ketajaman penglihatan. Seperti halnya mengukur obyek, untuk memberi gelap terang pandangan mata kita harus difokuskan pula dengan memicingkan nya. Dengan demikian kontras gelap terang semakin jelas terlihat, sehingga memudahkan dalam pemberian tone gelap terang dan warna pada gambar. Gelap terang bertujuan untuk membuat ilusi tiga dimensional terhadap gambar.

Selamat Jalan Kebanggaan :(

Langit masih saja menjatuhkan ribuan bahkan jutaan tetes airnya. Langit seperti mengerti dengan apa yang ku rasakan.Tiga hari kepergian mu tapi perasaan ini belum bisa percaya dengan semua ini. Terlalu cepat kamu pergi dan meninggalkan kami. Batin ku tersiksa tak kuasa menahan tangis dan derai air mata mengiringi doa untuk mu.

Baru saja kemarin ku dengar kabar mu sembuh dari sakit, tersenyum kembali tetapi Tuhan lebih menyangi mu. Setelah kepergianmu tak ada lagi engkau yang bisa dilihat dengan nyata. Semua teman, sahabat tidak percaya orang yang memiliki Bass Voice, Unique Smile panggilan mereka untuk mu tak ada lagi.

Dulu saja aku berpikir siapakah nantinya wanita beruntung yang akan menjadi pendamping mu kelak. Kamu berjanji pada keponakan mu setelah kamu lulus dari kuliah kedokteran mu sebagai dokter gigi kamu akan periksa gigi kami dan semua tertawa. Tapi Tuhan mengambil mu lebih dulu.

Aku tak kuasa melihat orang tuamu begitu sedih kehilangan anak kesayangan mereka. Tak ada lagi canda dan tawa menghiasi keluarga ini. Kenapa anak seperti kamu terlalu cepat diambil Tuhan ? pikiran ku kacau dengan semua kenyataan ini.

Aku sedih melihat teman-teman mu mengirimkan doa yang menyebut namamu di social media mereka sangat kehilangan kamu. Air mataku kembali mengalir membaca setiap kalimat dan doa. Sayang kini kau tak lagi ada untuk membalasnya. Dan aku sadar bahwa kamu benar-benar telah tiada sekarang dan aku tak bermimpi. Orang yang menjadi inspirasi ku tak ada lagi.

Ya Tuhan berat rasanya harus kehilangan dia. Hanya doa dan harapan untuknya. Ya Tuhan jaga dia, tempatkan dia di surgamu yang paling indah. Amin

KOMENTAR

Loading...
 
NS' Room Blogger Template by Ipietoon Blogger Template